Showing posts with label Alquran. Show all posts
Showing posts with label Alquran. Show all posts

Friday, April 05, 2013

Arabic, Aramaic, dan Syriac

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
 


3 Agama Langit dengan kitab suci berkeyakinan Monotheisme.
Ajaran Tauhid, Ajaran Ibrahim A.S.


AlQuran dibaca dari sudut kanan ke kiri

Taurat disimak dari kanan ke kiri

Injil Barnabas berbahasa Aramaic dalam aksara (Suryani, Syam, Syriac) diperhatikan dari kanan ke kiri.











وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Saturday, January 24, 2009

Fatwa Hukum Wanita Membaca Ayat Al Quran








Hukum Wanita Membaca Ayat Al-Qur'an
Dengan Suara Dalam Salat-Salat Yang Seharusnya Dengan Suara


Tajuk fatwa :
Hukum Wanita Membaca Ayat Al-Qur'an
Dengan Suara Dalam Salat-Salat Yang Seharusnya Dengan Suara
Nomor fatwa : 71
Tanggal penambahan :
Kamis 5 Jumadilakhir 1425 H. bertepatan dengan 22 Juli 2004 M.
Pihak pemberi fatwa : Fatwa Komite Tetap Lembaga Kajian Ilmiah dan Fatwa
Sumber fatwa :
Pertanyaan nomor: 6, Fatwa nomor: 2634, jilid 4, halaman 126)
Soal :
Apakah wanita dibolehkan membaca Al Qur'an dengan suara terang dalam salat Subuh, Magrib dan Isyak seperti pria, ataukah sebaliknya, harus salat dengan suara pelan?
Jawab :

Segala puji hanyalah bagi Allah. Shalawat dan salam ditujukan kepada Rasul-Nya, keluarganya dan sahabat-sahabatnya.

Apabila dia sendirian di rumahnya atau bersama dengan muhrimnya atau di antara wanita -saja- maka dia boleh membaca dengan suara terang. Jika dia mengimami para wanita di rumah yang kosong dari orang lain selain mereka, maka dia boleh membaca dengan suara terang. Sedangkan apabila dia salat, sedangkan di sekelilingnya ada laki-laki yang bukan muhrimnya yang mendengar suaranya, maka lebih baik dia tidak mengeraskan bacaannya.

Taufik hanyalah dari Allah. Shalawat serta salam ditujukan kepada Nabi kita Muhammad saw., keluarganya dan sahabat-sahabatnya.


Komite Tetap Kajian Ilmiah dan Fatwa, Arab Saudi
Anggota: Abdullah bin Qu'ud
Anggota: Abdullah bin Ghadyan
Wakil Ketua: Abdul Razzaq Afifi
Ketua: Abdul Aziz bin Baz

Sumber :
Kompleks Percetakan Al Qur'anul Karim Raja Fahd

http://www.qurancomplex.org/qfatwa/display.asp?f=71&l=ind&ps=subFtwa

Tuesday, September 16, 2008

Kuliah Tarawih 13 Ramadhan

Berikut catatan Kuliah Tarawih,
13 Sept 2008 M, 13 Ramadhan 1429 H
di Mesjid Agung AlAzhar

Penceramah: Syamsir Kamaluddin, Pembina Takmir Al Azhar.

Atas rahmat Allah SWT kita telah mencapai 13 hari. Salah satu keutamaan Ramadhan adalah turunnya Al Quran selama 23 tahun secara bertahap. Al Quran diturunkan, dinuzulkan pada Rasullulah, Nabi Muhammad SAW untuk umatnya yang jahiliyah. Menyembah banyak tuhan, mengubur anak perempuan, ternyata dalam waktu singkat 23 tahun dapat membentuk masyarakat marhamah.

Masyarakat marhamah dibentuk melalui bimbingan wahyu Alquran, panduan melalui bimbingan Alquran. Tanpa tangan besi, iming2 hadiah, kekuasaan, dan bujuk rayu.

Kini jahiliyah di abad modern. aborsi, pembunuhan dimana-mana. Moral generasi muda yang rusak, kehidupan bebas, prostitusi, dan narkoba. Berbagai cara dicoba, berbagai metoda di coba, tidak berhasil. Kini kita sudah merdeka 63 tahun, apa yg kita lihat, kerusakan segala sendi masyarakat.



Kandungan utama Al Quran, adalah Allah mengenalkan dirinya kepada manusia, Allah memberikan pedoman agar manusia bahagia di dunia dan di akhirat.

Bila kita baca Al Quranul Karim dari awal hingga akhir, kita dapati semua solusi mengenai problema manusia dan masyarakat. Allah memberikan aturan, petunjuk, handbook yang pas untuk manusia. Aturan dan petunjuk itu tercantum di dalam Alquran.

Al Baqarah 185, " (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan batil). Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberkan kepadamu, supaya kamu bersyukur".



Kewajiban kita yang pertama, mengimami Al Quran, berarti meletakan Al Quran di depan dan kita yang mengikuti. Bila Al Quran bilang haram kita ikuti itu haram.

Kewajiban kita kedua adalah belajar dan mempelajari Al Quran.

Kewajiban kita ketiga adalah mengamalkan Al Quranul Karim.


Kita mendapat kesempatan membaca, mempelajari dan membaca tafsir Al Quranul Karim. Di bulan Ramadhan ini, sediakan waktu untuk membaca, mempelajari, memahami tujuan Al Quran.

Al Quran sudah 1400 tahun dinuzulkan dan disimpan didalam hati Rasulullah. Bila kita mengamalkan membaca, mempelajari dan memahami Al Quran, kalbu akan berbicara dan menuntun ini dzalim, ini maksiat, ini haram.

Kalau kita mampu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya sehingga kita mencapai tingkat muttaqin, kita akan bersyukur atas karunia dan rahmatnya.

Wednesday, January 30, 2008

Berita Surga di Indonesia

Beberapa kosakata di Alquran yang menggambarkan Surga:
Dari Surat Al Insan (Manusia) QS 76 dan Tafsir Al Azhar.

Kosakata yang gaib bagi penduduk Arab di Zaman Rasulullah, Muhammad SAW yang tinggal di Gurun Pasir, Gunung Batu, Iklim Gurun, ekstrim panas dan dingin.

Walaupun dunia ini hanya satu tetes dari samudra akhirat, berita tertulis tentang surga dapat memberikan abstraksi tentang surga.

QS Al Insan:
5. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur (4).
11. Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.
12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera,
13. di dalamnya mereka duduk bertelekan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.
14. Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.
15. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,
16. (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.
17. Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.
18. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.
19. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.


1. Air, Mata Air yang banyak tersebar di pegunungan, bukit. Orang Arab dulu hanya mengenal oase di gurun pasir. Kini penduduk kota-kota di Arab sudah mengenal air PAM, air yang didistribusikan pemerintah ke rumah-rumah.
2. Kafuur, Kapur Barus yang berasal dari Pohon Kayu di Daerah Barus, Sumatra Utara. Digunakan untuk pewangi pakaian dan ruangan.
3. Jahe, umbi-umbian sebagai bumbu dapur, penyedap rasa, bahan aromatik kue-kue tumbuh di Sumatra dan Jawa.
4. Mutiara, butiran mutiara dari Lokan. Banyak terdapat di Perairan Indonesia, Kepulauan Seribu, NTT, Kepulauan Maluku.
5. Ruangan terkondisi, bagi yang membaca tulisan ini melalui PC atau Laptop di Ruangan ber-AC, ruangan yang lingkungan dan temperaturnya terjaga.
6. Kebun-kebun dengan buah-buahan rendah, perkebunan buah-buahan di Sumatra, Jawa, dan Sulawesi.
7. Minum menggunakan gelas kaca dan perak yang bening seperti kaca.

(4) Kafur ialah nama suatu mata air di surga yang airnya putih dan baunya sedap serta enak sekali rasanya.
Terjemahan Al Insan, QS 76


Selamat minum air putih menggunakan gelas yang transparan di Starbuck. Peringatan bagi diri sendiri, dan pembaca sekalian agar mengamalkan membaca Surat Al Insan setiap Shalat Shubuh di hari Jum`at, agar berbesar hati, hari akhir terjadi pada Hari Jum'at.

Wallahu Alam B.
Wass.Wr.Wb.
A U G I
www.geocities.com/augi9